Update

Ratusan Warga Prasejahtera Terima Manfaat Safari Ramadan PLN NP UP Brantas

 

PLN NP UP Brantas menyantuni anak yatim saat Safari Ramadan. Foto: Dok PLN NP UP Brantas

PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Brantas (PLN NP UP Brantas) sukses menyalurkan dana sebesar Rp105 juta kepada lebih dari 350 warga prasejahtera. Program Berkah Nusantara itu berupa dana zakat, sedekah, dan infak kepada mustahik (golongan penerima zakat).

"Program Berkah Nusantara kami lakukan di seluruh wilayah kerja PLN NP UP Brantas. Kami dibantu oleh Asman & Team Leader masing-masing PLTA dalam penyalurannya. Melalui program ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar pembangkit. Terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat selama ini," terang Senior Manager (SM) UP Brantas, Arfan, Rabu (19/3).

Arfan memastikan penyaluran bantuan melibatkan karyawan di masing-masing PLTA dalam program NVP. Tujuannya agar bisa merasakan kebahagiaan ketika memberikan bantuan secara langsung kepada masyarakat.

Selama ini, PLN NP UP Brantas telah menyalurkan dana sebesar Rp105 juta kepada lebih dari 350 warga prasejahtera. Seremonial penyaluran dana tersebut dilaksanakan bersamaan dengan Safari Ramadan Direktur Keuangan PLN NP, Dwi Hartono.

Adapun penyaluran Program Berkah Nusantara melalui program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) berupa santunan dan sembako kepada para yatim, duafa, dan mustahik di sekitar wilayah operasional UP Brantas.

Program ini terealisasi dengan adanya kolaborasi antara PLN Peduli by PLN NP, Lazis UP Brantas, Koperasi Sebra, PT Sebra Cipta Mandiri (SCM), Badan Koordinator Olahraga, Kesenian & Kerohanian (Bakorsiroh) UP Brantas, serta  keterlibatan karyawan dalam Program Nusantara Volunteering Program (NVP).

Berkah Nusantara merupakan wujud rasa syukur PLN NP UP Brantas terhadap capaian kinerja perusahaan yang diraih selama ini. Apa yang telah dicapai tersebut dapat terwujud berkat doa dan dukungan masyarakat yang hidup berdampingan di sekitar wilayah operasi PLTA-PLTA yang dikelola UP Brantas.

Sedangkan sejumlah dana dan paket sembako tersalurkan kepada lebih dari 350 warga prasejahtera selama periode 10-27 Maret 2025. Penyaluran bantuan di lima Kabupaten, yakni Malang, Blitar, Madiun, Ponorogo, dan Tulungagung. Kelima kabupaten itu terdapat 13 PLTA yang di kekola oleh UP Brantas. 

Panti Asuhan Al-Ma'waa menjadi salah satu panti dengan 20 orang anak yang mendapat santunan. Santunan langsung diberikan oleh Direktur Keuangan PLN NP, SM UP Brantas, Lazis, Koperasi Sebra, PT SCM, dan Bakorsiroh.

Ujang Tajul Aripin, pendamping Panti Asuhan Al-Ma'waa menyampaikan ucapan terima kasihnya. "Terima kasih kami sampaikan kepada PLN NP UP Brantas karena telah berbagi dengan anak asuh kami. Semoga Allah mengganti dengan yang lebih baik. Semoga perusahaan juga dapat beroperasi lancar dan terus memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat sekitar," tutur Ujang.

Sumber: Siaran Pers No 6/III/2025/PLNNP/UBRS

Posting Komentar